budi daya jamur oleh Bumdes Sumber Sejahtera Desa Ketambul

Untuk meningkatkan eksistensi dalam pengemabngan ekonomi dan pendapatan BUMDES Sumber Sejahtera Ketambul melakukan budidaya jamur. Jamur yang dibudidayakan merukana jenis Jamur Tiram putih yang kaya akan kandungan gizi dan vitamin yang baik bagi tubuh. Diantaranya protein, vitamin, asam amino, antibiotik, dan masih banyak lagi. Jamur juga baik untuk pengidap kolesterol karena jamur tidak mengandung lemak tak jenuh. Selain bergizi, jamur juga enak dan lezat. Jamur dapat dibuat menjadi berbagai macam jenis makanan. Teksturnya yang kenyal dan lembut mirip dengan daging.

peluang usaha jamur tiram ini meliputi,

  1. Tahukah Anda, Jamur tiram di Jember sudah mulai diekspor ke Jepang, 90 ton per bulan dan akan terus bertambah.
  2. Pemasarannya cukup mudah, karena banyak orang yang menyukai jamur. Ditambah rasanya yang enak membuat anak – anak juga menyukai olahan jamur tiram.
  3. Modalnya relatif terjangkau, kita hanya membutuhkan beberapa media untuk budidaya jamur tiram ini.
  4. Harga jualnya menguntungkan, karena banyak peminat jamur. Apalagi jika kita bisa mengolah jamur ini menjadi makanan yang enak, nilai jual jamur akan meningkat.

Namun jamur tiram juga mempunyai beberapa resiko untuk dikembangkan misalnya,

  1. Jamur tiram memerlukan perawatan khusus, jika kondisi pengembangan kurang lembab jamur tidak mau tumbuh besar.
  2. Jamur tiram mudah terserang hama dan penyakit. Karena itu, kita harus mengawasi secara berkala jamur yang kita kembangkan agar terhindar dari hama atau penyakit yang merugikan jamur kita.

Setelah mengetahui peluang dan resiko usaha jamur tiram, analisa usaha bisnis budidaya jamur tiram selanjutnya mengenai perhitungan modal. Disini kita ambil contoh budidaya jamur tiram dengan 1000 baglog.

Perhitungan Bisnis Jamur Tiram

Baglog adalah tempat berkembangnya jamur yang terbuat dari serbuk gergaji, bekatul, kapur, tepung jagung dan lainnya. Untuk permulaan kita ambil dulu 1.000 baglog, untuk meminimalisir kerugian. Berikut ini contoh perhitungannya,

1. Modal awal

No Modal Biaya (Rp)
1 Sewa lahan untuk pembiakan 3 Tahun 0 (pakai lahan sendiri)
2 Pembuatan rumah jamur 3.500.000
3 Tangki sprayer 450.000
4 Termometer 100.000
5 Barometer 150.000
Total 4.200.000

catatan :

1. Beberapa petani jamur biasanya menggunakan dapur ataun bagian rumah yang kosong sebagai kumbung, ini dilakukan untuk menekan modal.

2. Membuat kumbung (rumah jamur) untuk 1.000 baglog membutuhkan biaya cukup besar, yaitu 4,2 juta. Nah jika ada uang lebih sebaiknya anda sekalian mebuat kumbung untuk 10.000 baglog, menurut Koperasi Tani di Jember, hanya habis biaya 9,8 juta. Biayanya naik 2 kali lipat tapi bisa produksi 10 kali lipat.

2. Biaya Operasional 4 bulan

Sedangkan untuk biaya operasionalnya, kita buat 4 bulan ya, karena umur baglog biasanya 4-5 bulan:

<iframe id="aswift_2" style="left: 0; position: absolute; top: 0; border: 0px; width: 1020px; height: 90px;" name="aswift_2" width="1020" height="90" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" allowfullscreen="allowfullscreen" data-mce-fragment="1"></iframe>
No Modal Biaya 4 bulan
1 Baglog 1000pcs @2000 2.000.000
2 Tenaga kerja 0 (dikerjakan sendiri)
3 Listrik, air, dan keperluan lain 100.000
4 Transport dan pemasaran 1.00.000
Total biaya 5 bulan 2.200.000

3. Pendapatan usaha

Pertanyaan pertama adalah, 1 baglog jamur bisa menghasilkan berapa gram jamur?
menurut pengalaman praktisi, untuk pemula hasilnya 420 gram (0,42 kg) dalam 4 bulan.

Kita asumsikan setiap baglog menghasilkan sekitar 0,42 kg jamur, dan dari 1000 baglog, hanya 80% yang hidup atau 800 baglog jamur.
1 baglog yang sehat bisa menghasilkan 7 kali dalam 4 bulan. tapi
Saat ini harga pasaran jamur tiram mencapai 20.000/kg Jadi perhitungannya,

4. Pendapatan selama 4 bulan : 

0,42 kg x 800 baglog = 336 kg jamur

Laba kotor = 336 x 20.000 = Rp 6.720.000,-

Laba bersih = laba kotor – biaya operasional = 6.720.000 – 2.200.000

Laba bersih = Rp 4.520.000,   <– ini adalah laba untuk pemula

Terlihat Kecil

Terlihat kecil kah?, tunggu dulu. ini baru hasil awal, jarang kita menemukan proses bisnis langsung sukses.

Saya yakin, di penanaman kedua dst anda bisa menemukan cara agar hasilnya lebih besar.

oleh karena itu kami menuliskan :

5. Tips Modal Bisnis Jamur Tiram

Semakin banyak baglog yang kita gunakan semakin besar pula keuntungan yang dapat kita raih. Dalam kenyataan nya, perhitungan diatas bisa lebih besar bisa juga lebih kecil. Hal ini tergantung kondisi usaha kita.

Jika kita memperhitungkan keuntungan, terkadang yang menjadi masalah adalah biaya dan modal. Ada beberapa tips dalam analisa usaha bisnis budidaya jamur tiram ini untuk meminimalisir biaya modal, diantaranya:

  1. Menggunakan lahan sendiri untuk budidaya jamur ini. kita bisa memanfaatkan pekarangan belakang rumah untuk dijadikan rumah jamur. Selain memotong biaya sewa laha, menggunakan lahan sendiri bermanfaat agar kita dapat leluasa mengawasi pertumbuhan jamur.
  2. Menggunakan alat (sprayer, termometer, dll) bekas pakai, namun usahakan yang masih bagus. Kita bisa membelinya dari petani atau dari teman yang memiliki usaha yang sama.
  3. Menggandeng investor untuk budidaya jamur ini. Dengan ada nya investor, kita juga bisa menambah investasi baglog untuk jamur yang kita kembangkan, sehinggan panen akan menghasilkan lebih banyak jamur tiram.

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)