KEPALA DESA BARU- HARAPAN BARU

Proses Pemilihan kepala Desa di Desa ketambul yang cukup panjang akhirnya selesai. Hari ini Kepala Desa baru sudah dipilih, sebuah harapan baru untuk kemajuan Desa. Proses Demokrasi yang begitu menguras energi dan tenaga dari semua pihak.

Diawali dengan sosialisai akan diadakannya Pemilihan kepala Desa. Dilanjutkan, dengan pembentukan panitia  lalu proses pendaftran Calon kepala desa. Sebuah seremonial pengundian nomer urut dari masing-masing Calon kepala Desa oleh Panitia menjadi rangkaian berikutnya. Pengucapan ikrar damai dari masing-masing Calon pun dilakukan.

Dan semuanya diakhiri dengan pesta akbar Demokrasi. Sebuah pesta yang dinamakan pencoblosan langsung oleh warga masyarakat. Pencoblosan atau pemilihan Calon kepala Desa ini merupakan akhir dari panjangnya atau lamanya proses Demokrasi.

Dari pesta demokrasi ini akhirnya diperoleh pemenang yang merupakan representasi seluruh warga masyarakat Desa Ketambul. Pemimpin Baru, kepala Desa Baru sudah mendaoatkan amanah itu dia adalah Bapak kasmanan. Bapak kasmanan merupakan Calon yang mampu memenangkan hati warga masyarakat Desa Ketambul untuk menjadi Kepala Desa yang baru bagi seluruh warga Desa ketambul.

Dan memang sekali lagi Mitos bahwa di Desa Ketambul belum ada Kepala Desa yang bisa menjabat dan menang dalam kontestasi Pemilihan kepala Desa dua kali berturut-turut tetap berlanjut dan terjaga. Bapak kasmanan Calon No 1 yang merupakan penantang mampu dan dapat mengalahkan Bapak Murtaman Calon No 2 yang merupakan petahan.

Amanah dan beban berat harus siap diemban dan dijaga oleh Bapak kasmanan selaku Kepala Desa Terpilih. Menjadi orang tua bagi seluruh warga masrakat Desa Ketambul. Harus selalu siap dengan semua keluh kesah, aduan dari semua warga. Mengayomi dan melindungi segenap warga masyarakat dan memastikan semua hak warga dapat terjamin.

Ibn umar r.a berkata : saya telah mendengar rasulullah saw bersabda : setiap orang adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya. Seorang kepala negara akan diminta pertanggungjawaban perihal rakyat yang dipimpinnya. Seorang suami akan ditanya perihal keluarga yang dipimpinnya. Seorang isteri yang memelihara rumah tangga suaminya akan ditanya perihal tanggungjawab dan tugasnya. Bahkan seorang pembantu/pekerja rumah tangga yang bertugas memelihara barang milik majikannya juga akan ditanya dari hal yang dipimpinnya. Dan kamu sekalian pemimpin dan akan ditanya (diminta pertanggungan jawab) darihal hal yang dipimpinnya. (buchary, muslim).

 

SEKALI LAGI SELAMAT DATANG KEPALA DESA BARU. HARAPAN BARU UNTUK SELURUH WARGA. JAGA AMANAH DAN TANGGUNGJAWAB YANG DIBERIKAN.

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)